Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Audensi PANI JATENG di BNI Cepu Tentang Dana CSR untuk Pemberdayaan Masyarakat Adat

Rabu, 22 April 2026 | 08.20 WIB Last Updated 2026-04-22T01:20:08Z


Jurnalis : Suparmin 

Blora, Pasukan Adat Nusantara Indonesia (PANI) Provinsi Jawa Tengah di Bank BNI Cepu, Tentang Bantuan Dana CSR untuk Pemberdayaan Masyarakat Adat, pada 21/4/2026.

Ketua PANI (Pasukan Adat Nusantara Indonesia) Provinsi Jawa Tengah, RB Suryono Mertakusuma, kepada media mengatakan,"Alhamdulillah saya dapat sambutan hangat dari manajemen Bank BNI Cepu, dimana yang menerima kami ternyata sudah sering bertemu, namun tidak tau kalau beliau ternyata orang penting di Bank BNI Cepu.

Karena sudah kenal ya kami hanya sampaikan tujuan audensi dengan singkat di dalam ruangan, dan selebihnya di luar ruangan sambil membakar tembakau yang sudah menjadi rokok,.

Dalam audensi tersebut, PANI JATENG yang hadir bersama Anggota PANI Kabupaten Blora yang menggunakan Baju Adat Samin, dan merupakan sesepuh adat dari Kelurahan Balun, bernama Agus K, sekaligus mewakili Ketua PANI Blora, Andik Wahyu Purnomo karena berhalangan hadir, ada pendampingan di Rumah Sakit, serta Kepala Biro Blora PANI News, Suparmin, juga sekaligus mewakili Kuasa Hukum PANI JATENG, Advokat Budi Prayitno S. HI, juga berhalangan hadir karena ada jadwal sidang.

Dalam audensi nya Ketua PANI Jawa Tengah, RB Suryono Mertakusuma menyampaikan, "Bahwa selama PANI JATENG hadir di Kabupaten Blora sejak tahun 2019 sampai sekarang, kegiatan pelaksanaan dan tradisi kearifan Lokal yang ada di Kecamatan Cepu, menurut sesepuh adat setempat, belum tersentuh Bantuan Dana CSR dari Bank BNI Cepu, untuk itu kami menyampaikan kedepan agar pihak Bank BNI Cepu juga ikut berperan dalam melestarikan Adat yang ada di Kecamatan Cepu, seperti Bersih Desa/Sedekah Bumi/Manganan/Haul yang ada di Situs Ngloram, Desa Ngloram, Situs Mbah Mayrah Sorogo Kelurahan Ngelo, dan Situs Mbah Ndoro Balun, di Kelurahan Balun, sebagai pelestarian Kearifan Lokal Daerah setempat, karena sudah dilakukan rutin setiap tahun dari dahulu hingga sekarang.
Selain itu, pesan dari sesepuh adat Samin Klopoduwur, yaitu Almarhum Mbah Lasio, yang pernah mengatakan, 'Teruslah berjuang untuk kearifan Lokal Daerah, agar tidak punah', seperti itulah salah satu pesan beliau, juga dari sesepuh Adat Samin Sambongrejo, Almarhum Mbah Pramugi, yang mengatakan, 'Jika pakai baju adat Samin ya jangan setengah setengah, seperti contoh untuk laki laki, pakai baju adat Samin tetapi tidak bisa pakai udeng, ya sama saja setengah setengah, jadi kalau memang ingin melestarikan ya harus secara penuh', pesannya kepada saya saat itu.

Maka dari itu, atas dasar amanah dari sesepuh adat Samin yang ada di Kabupaten Blora, saya atas nama pengurus PANI Provinsi Jawa Tengah, melalui pengurus PANI Kabupaten Blora menyampaikan kepada Bank BNI Cepu untuk ikut serta melestarikan Baju Adat Samin, seperti ASN Pemerintah Kabupaten Blora yang setiap tanggal 11 setiap bulan memakai baju adat Samin.

Karena ada pepatah yang mengatakan, 'Dimana bumi dipijak, disitu langit di junjung', besar harapan kami, sebagai Pasukan Adat Nusantara Indonesia, sebagai pelaku, pendamping, penjaga dan pelestari adat yang ada di Jawa Tengah khususnya di Kabupaten Blora, untuk yang bekerja di Bank BNI Cepu juga ikut serta melestarikan budaya setempat, dengan ikut serta memakai baju adat Samin setiap tanggal 11 setiap bulannya.

Kemudian dijawab oleh perwakilan pimpinan Bank BNI Cepu, mengatakan, 'Njih bapak, nanti kita akan sampaikan hasil audiensi ini ke pimpinan kami', jawaban dari Handri Susilo yang mewakili pimpinan Bank BNI Cepu, yang didampingi 2 orang, pegawai". Ungkapnya.
×
Berita Terbaru Update