Jurnalis : Suparmin
Blora, PANI News.- Kegiatan pembinaan pegawai dan halal bihalal yang di adakan di halaman SDN 1 Cepu, Jalan Ronggolawe No 01 Cepu, pada 8/4/2026.
Keluarga Besar GTK Korwil Bidik Kecamatan Cepu, dalam kegiatan halal bihal 1447 H, menghadirkan penceramah KH. Drs Amin Maulana Budi Harjono, M.Ag dari kota Semarang. Dalam ceramahnya yang bertema " Refleksi Kesucian Idul Fitri dalam jalinan silatulrahmi yan bersinergi". Dalam kegiatan halal bihalal 1447 H ini juga di meriahkan oleh Gambus Al Majnun Mubarok.
Bupati Blora Dr.H. Arief Rohman, S.TP.,M.Si. nampak tidak bisa hadir, karena banyak kegiatan atau menghadiri undangan kegiatan lain dan diwakilkan oleh Dinas Pendidikan Blora Sunaryo. S,Pd.,MSi.
Saat dimintai komentar Bapak Sunaryo. S.Pd., M.Si mengatakan" kami menyambut baik dalam kegiatan halal bihalal ini. Korwil Bidik Kecamatan Cepu dalam rangka sinergi, semua potensi yang ada di Cepu. Terutama di jenjang Paud Sekilah Dasar ( SD ),, untuk melaksanakan halal bihalal. Jadi bukan sekedar ritualnya. Tapi ini suatu evaluasi dini tentang capaian kinerja selama ini.
Jadi apa-apa saja yang perlu kita evaluasi kita perbaiki agar nanti kedepan bisa lebih baik. Pertama karena ini menjelang test kemampuan akademik. Kami minta penekanan. Agar anak-anak kita siapkan terutama memanfaatkan plafon pelatihan soal-soal TKA.
Jadi pemeritah Kabupaten Blora sudah menyiapkan plavon namanya prima TKA, itu gratis tidak berbayar. Berisi banyak paket-paket soal TKA. Itu bisa dimanfaatkan betul disemua yang kita berikan, nanti anak-anak kita menunjukan kesiapan. Mereka benar-benar siap menghadapi test kemampuan akademi, sehingga mereka nanti memperoleh hasil seperti yang diharapkan. Karena ada dua hal yang diukur. Yang pertama adalah kompetensi individu bernama test ujian nasional mata pelajaran bahasa indonesia dan mata pelajaran matematika. Yang kedua adalah MBK, jadi TKA itu mengintegrasikan asesmen nasional berbasis komputer.
Jadi nanti capaiannya adalah raport pendidikan daerah yang meliputi nilai literasi. Nilai nomerasi, iklim inklufisitas, iklim kedinamikaan dan iklim keamanan. Dan semuanya dirangkum jadi Standart Pelayanan Minimal (SPM). Kita berharap nanti ketuntasan SPM kita naik, itu yang kita harapkan. Pungkas dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo. S.Pd.,M.Si
