Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Audiensi PT Tribaliv Green Solutions dengan Bupati Wonosobo Sukses di Gelar

Jumat, 06 Maret 2026 | 11.40 WIB Last Updated 2026-03-06T04:40:23Z


Jurnalis : Putri Helmi

Wonosobo, PANI News.- Audiensi PT Tribaliv Green Solutions Dengan Bupati Wonosobo Tentang Pengelolaan Sampah, sukses di Gelar  pada 5/3/2026.


Pengajuan Audiensi Kerja Sama Strategis Pengelolaan Sampah di Kabupaten Wonosobo yang dilaksanakan pada:
Hari, Kamis, 5/3/2026, yang awalnya dijadwalkan pukul 09.00 WIB, baru bisa terlaksana pada pukul 13.00, bertempat di Ruang Rapat Bupati Wonosobo, sukses digelar.

CEO PT Tribaliv Green Solutions, Trigo Neo Starden hadir bersama:
1. Wiogo Setiadi - CEO Lantana Contractor
2. Sugino - Director Lantana Contractor
3. Cassandra Alifa Hallet ( CHRO - Chief Human Resource Officer)
4. Pangeran Ratu Jayakarta IX, RB Abi Al Madani Mertakusuma
5. Sekjen YLPAJ (Yayasan Lembaga Pemangku Adat Jayakarta) RB Suryono Mertakusuma.

CEO (Chief Executive Officer) PT Tribaliv Green Solutions, Trigo Neo Starden mengatakan "Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk mempresentasikan serta mendiskusikan rencana kerja sama strategis ini bersama Bapak Bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Wonosobo.

Harapan kami agar pertemuan ini dapat menjadi langkah awal yang konstruktif
dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Wonosobo.
Dan hasil dari audiensi tersebut, Bupati Wonosobo sepakat membuat kerjasama untuk memberikan sampah yang ada di Kabupaten Wonosobo kepada PT Tribaliv Green Solutions dengan waktu untuk penandatanganan kerjasama sekitar 3 hari, dimana dari kesepakatan yang ada yaitu, PT Tribaliv Green Solutions yang menyediakan mobil pengangkut sampah, tenaga, serta seluruh biaya operasionalnya.
Serta dari hasil kompensasi pengambilan sampahnya nanti akan kami olah menjadi energi ramah lingkungan, serta kami berikan kompensasi dari hasil olah sampah tersebut 20 % untuk pemkab, dan CSR nya juga ada, untuk lebih lengkapnya setelah penandatanganan terlaksana". Ungkapnya.

Selain itu, sebagai penyambung PT Tribaliv Green Solutions dengan Pemkab Wonosobo adalah Pangeran Ratu Jayakarta IX / RB Abi Munawir Al Madani Mertakusuma, yang juga sebagai Ketua Umum Yayasan Lembaga Pemangku Adat Jayakarta mengungkapkan, melalui pesan whatsapp "Saya yakin kerjasama ini akan terlaksana, sebab tempat yang pertama di sambangi adalah wilayah leluhur dari Trah Leluhur Jayakarta, yaitu Ki Ageng Wonosobo.

Dengan niatan untuk mengangkat Marwah Ki Ageng Wonosobo, juga akan dapat mensejahterakan masyarakat sekitar wilayah Wonosobo dan juga pemerintahan Wonosobo dengan banyak kemanfaatan pengelolaan sampah tersebut, dengan Ridho Allah, syafaat Rasulullah serta Restu para leluhur, Silahturahmi ini berawal dari undangan panitia adat saat tahun 2023 yang disampaikan PANI (Pasukan Adat Nusantara Indonesia) Provinsi Jawa Tengah saat itu di Desa Plobangan, Insya Allah mendatangkan "BERKAH", dan pesan saya :
"Ingat ALLAH"
"Ingat RASULULLAH"
" Dan ingat LELUHUR. Tulisnya.

Sedangkan menurut Sekretaris Jendral Yayasan Lembaga Pemangku Adat Jayakarta, RB Suryono Mertakusuma mengatakan, "Alhamdulillah, bisa ikut hadir bersama Yang Mulia Ketua Umum Yayasan Lembaga Pemangku Adat Jayakarta dalam audiensi dengan bupati Wonosobo tentang pengelolaan sampah.

Dari yang saya ikuti saat audiensi tersebut, memang sangat penuh dengan rasa kekeluargaan, terlebih saat mendengar CEO PT Tribaliv Green Solutions tentang solusi pengelolaan sampah.

Dari perkiraan semula, jika sampah yang dihasilkan dari Kabupaten Wonosobo mencapai 1.100 ton perhari, maka akan dibangun pabrik pengelolaan sampah, yang dibangun dengan lokasi lahan kurang lebih 5 hektar, namun penjelasan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonosobo tidak sampai 1.100 ton perhari, ya hanya sampahnya saja yang akan diambil, termasuk yang sudah menumpuk di TPA (Tempat Pemprosesan Akhir) yang ada". Ungkapnya.
×
Berita Terbaru Update